Pengalaman Pertama Kali Masuk Kuliah




B
Pengalaman Pertama Kali Masuk Kuliah
 
 
 
angun di pagi hari pada tanggal 30 juni 2014 dimulai dengan makan sahur terlebih dahulu lalu solat dan mandi dengan air yang membuat mengigil haha. Siap siap berangkat ke kampus baru pertama kali bagi saya dan di hari puasa pula..cukup mengantuk awal berangkat ketika sampai di kampus menjadi tidak mengantuk karena tidak sabar menghadapi mata kuliah aplikasi computer.

Sebelum masuk saya dan teman saya menuggu sambil mencari ruangan kelas ada hal yang lucu (wajar memang anak baru haha) lagi mencari ruangan mutar muter dan tibalah di ruang CB K-07 di sangka saya dan teman saya CB K-07 merupakan ruangan belajar hari ini awalnya kami menuggu yang lain masuk lalu ada beberapa teman yang masuk ke ruangan CB K-07 dan ternyata ada yang memberi tahu bahwa kami ternyata salah ruangan.sebenernya ruangan apli kom itu dekat dengan kantin ternyata dan kami pun bergegas agar tidak terlambat.
Kuliah pertama pun dibuka, dengan seorang dosen sebut saja namanya ibu Novita Galih Pamungkas dan disini kami belajar tentang dasar dasar computer seperti apa itu OS apa itu BOOTING dan dasar dasar yang lain yang mungkin ada yang baru tahu dan ada yang sudah tahu (cukup dingin juga AC nya haha). lalu dosen kedua panggil saja namanya Bu Sofi dan beliau mengajari kami tentang M.S Word dan me-review M.S word dasar.

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis

Web berdasarkan teknologinya terbagi menjadi dua, yaitu Web Statis dan Web Dinamis. Sebelum menuju ke perbedaan web statis dan web dinamis, mari kita bahas persamaannya terlebih dahulu. Persamaan web statis dan web dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan suatu website yang menampilkan halaman yang ditampilkan di internet yang memuat informasi tertentu (khusus). Selanjutnya mari kita bahas pengertian dan perbedaan web statis dan web dinamis.



Pengertian Web Statis dan Web Dinamis


1. Web Statis
Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja.

2. Web Dinamis
Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai diclient akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis


  1. Interaksi antara pengunjung dan pemilik web
    Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.

  2. Bahasa Script yang digunakan
    Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP danJavaScript.

  3. Penggunaan Database
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memroses data.

  4. Konten
    Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di-update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.